Tentang International Technical Training Association
#1 15 Sept 2008 21:31
Tentang International Technical Training Association
Beberapa hari lalu ada seorang keluarga di Makassar yang diajak ke Jakarta dan dijanjikan akan diberangkatkan ke Jepang oleh yayasan yang katanya bisa memberangkatkan kenshusei, nama yayasan tersebut adalah ITTA (International Technical Training Association). Beberapa hari selang kemudian seorang teman lama di Karawang SMS dan menanyakan informasi ttg yayasan yang sama.
Apakah ada di antara rekan2 yg tahu ttg yayasan ini, atau pernah dengar, atau malah datang ke Jepang dgn bantuan yayasan ini? Saya sudah mencoba menelpon ke nomor yg diklaim sebagai kontak di Tokyo tapi tidak pernah diangkat.
Mohon informasinya.
#2 17 Sept 2008 09:10
Mas Arif, kyknya kl masalah ini Mas Arif lebih tau dari saya,

tp saya tadi cek ke web nya JITCO kok ga ada ya nama tersebut

<!-- m -->http://www.jitco.or.jp/english/engageme ... rn_in.html<!-- m -->
#3 28 Sept 2008 15:06
Untuk jalan pintas mengecek kesahihan sebuah yayasan/perusahaan memang bisa di website yg mas Sunaryo kirim, tapi data itu juga tidak selalu update. Saya masih berharap bahwa keluarga saya itu tidak menjadi korban dari sebuah sindikat itulah sebabnya saya masih bertanya ke forum, siapa tahu ada yg tahu menahu tentang yayasan ini <!-- s:mrgreen: --><img src="file/smile/mrgreen.gif" alt=":mrgreen:" title="Mr. Green" /><!-- s:mrgreen: -->
Kalau ada yg punya info, bagi2 ya...
#4 13 Okt 2008 13:54
oh begitu..

ngomong2 itu cerita nya bayar berapa mas, sodara mas arif yang di janjikan untuk bisa berangkat ke Jepang?
Sunaryo
#5 18 Okt 2008 11:51
Ybs baru dimintai 7 juta, katanya biaya total akan diminta sebelum berangkat dan katanya bisa saja biaya tambahan tidak dibayar tapi nanti gaji selama di Jepang akan dipotong untuk ngangsgur kekurangannya.
#6 20 Okt 2008 19:05
oooh

kalau misal beneran segitu, saya kok jadi tertarik,hehe

kl boleh mas, kl ternyata ntar sodara mas arif beneran bisa berangkat, bisa saya minta kabar nya?

terima kasih banyak mas
#7 3 Des 2008 21:42

wah kalo main potong gaji gitu pa beneran ada yaa klao legal...

sepenetahuan saya (pengetahuan saya lho mkin juga dangkal) gak ada deh yang legal pake potong gaji...

btw..gimana ya tuk mengetahui ciri2 yayasan itu legal pa ilegal...maksudnya kita bisa minta ato tunjukin or may be nanya apa ke yayasan yang bersangkutan



regards

Arif Saifudin

#8 18 Maret 2009 17:10

ass...mas Arif, mau tnya bgmana skrg kondisi japan..saya eks IMM thn 2001-2005, insyallah saya akan brangkat lg ke japan thn dengan bantuan kawan tante saya yang menikan dengan org japan,ini mohon bantuaan informasinya. wass

#9 6 April 2009 10:34

Untuk ITTA (International Technical Training Association), Mas Arif bisa coba call Japan Information center, tentang keberadaan ITTA. Mungkin kalau ini legal ya sangat bermanfaat, tapi kalo illegal, yah rakyat kita juga yang bakal sengsara.

thank mas cukup ini sumbangsih saya. Salam pada semua.

#10 15 April 2009 18:19

Assalam, setahu aq ada beberpa eks kenshusei yang memang kembali lagi ke jepang ini dengan menggunakan visa kerja keahlian, gijutsu visa

persyaratan terpenting nya memiliki ijazah minimal D-3 teknik,sudah pernah kejepang atau belum tidak masalah, punya sertifikat JITCO atau tidak,juga tidak masalah, cuma untuk eks kenshusei tidak bisa langsung balik kejepang, peraturan imigrasi mengharuskan untuk menunggu 1 tahun di indonesia,untuk dapat mengajukan visa kerja tsb,

bukan sebagai kenshu yah, karena bisa membawa istri, dan anak,waktu pertama di buka biayanya 40 jt, namun belakang saya tahu naik terakhir sekitar 60 jt, program ini udah berjalan lama, sekitar 4 tahunan, berkantor di bandung dengan penaggung jawab endo sensei, (orang jepang asli)

pertama harus bayar sekitar 10 jt, begitu seluruh berkas selesai, menjelang keberangkatan harus melunasinya, tidak perlu rubah nama atau dokumen, karena bukan berangkat sebagai kenshu,untuk yang pernah jd kenshu ke jepang,

untuk pekerjaan akan dicarikan oleh kantor perwakilan yang ada di tokyo dan nagoya, klo tidak salah jumlah pesertanya sudah mencapai 200 orang,

pada umumnya orang2 ini agak tertutup, kurang begitu mau membagi informasi kepada orang lain, cuma setahu saya yang ini gak bohong, soalnya senpai saya sudah balik lg kejepang ini menggunakan visa ini, kebanyakan orang2 ini bekerja di percetakan buku,buat yang belum pernah ke jepang kemampuan bahasanya minim sekali, buat yang eks kenshu yang bahasanya agak lumayan, sekian semoga bermanfaat,

untuk data alamat dan no tlp saya punya, tp belum mau publikasi, disamping saya belum pernah datang ke kantornya, lagi pula saya baru satu kali tlp untuk memastikan apakah benar, mungkin klo saya sudah datang langsung,insyALLAH saya kabari

#11 20 Mei 2009 08:29

di tunggu update info2 nya mas


saya makin pesimis bisa ke jepang, karena krisis global, sementara umur dah mo sampe batas usia magang, hehe


onegaishimasu

#12 27 Juli 2009 10:26
saya bekerja disalah satu yayasan pemagangan ke jepang non IMM JAPAN(BHUMI EKA NUSANTARA).menurut saya international technical training tidak terdaftar di pemagangan non IMM JAPAN. coba mas arif cek di sini http://www.pemagangan.com/script/1pemagangannonimm... yayasan saya di urutan baris ke empat dari atas. salah satu pendirinya telah berhasil mendirikan yayasan di jakarta (BLP3 SDM YOKATTA)lihat baris ke tujuh dari bawah. mungkin mas arif juga kenal dengan beliau, karena dia juga dari makasar dan salah satu ex kenshusei juga namanya ahmad sarita. jadi kesimpulan saya, cek diwebsite yang benar di www.pemagangan.com jangan percaya begitu saja . info lebih lanjut hub.081904585928 (munadhir) 081335423436 (sri sumaryati)
#13 9 Maret 2010 17:48
halo

mas munadir, apa yayasan mas masih mengirim tenaga magang? terima kasih
Stop Whining and Start Winning!
Posisi waktu adalah GMT +7. Saat ini 5:59 pm.