| Atau login dengan akaun : |
Krisis moneter Amerika mulai berefek pada ekonomi riil di Jepang. Setelah serentetan berita bangkrutnya perusahaan-perusahaan kecil dan menengah, kali ini berita TV dipenuhi dgn tayangan tentang raksasa otomotif Honda yang mulai mengetatkan keuangannya dengan memutuskan untuk keluar dari F-1. Dengan keluarnya Honda dari ajang sirkuit maka hampir boleh dipastikan salah satu sirkuit kebanggaan Jepang di Mie ken, Suzuka Circuit, akan tetap ditutup setelah direncanakan akan dibuka awal tahun depan. Sirkuit ini sendiri sedang reses selama 3 tahun karena berbagai masalah, terutama keuangan.
Di dunia akademik, krisis ini mengejutkan dengan terkuaknya berita penghapusan 内定 oleh beberapa perusahaan, 内定 ini adalah semacam janji perusahaan untuk memberikan pekerjaan kepada mahasiswa tingkat 4 yg akan lulus april tahun depan. Menurut berita TV, hingga hari ini sudah 315 orang yg telah diPHK sebelum sempat bekerja, jumlah ini adalah yang terbesar sejak 10 tahun yg lalu ketika balon ekonomi Jepang pecah di pertengah tahun 90.Di dunia industri berat, fenomena menyepinya kota pabrik yg kesohor di Tokyo bernama 大田区 (Oota Ku) cukup mengkhawatirkan kalangan pengamat ekonomi
Hari ini seperti biasa, pulang kerja selewat jam 6 sore. Kegiatan pagi diisi dengan rapat divisi yg dipimpin langsung oleh Executive Officer yg menjabat rangkap sebagai kepala divisi personalia.
Selama rapat beberapa kali saya harus menghadap ke belakang karena mengangkat telpon yg masuk. Sebagai staf yg terbaru di divisi personalia tugas menerima telpon adalah salah satu rutinitas yg banyak memberi pengetahuan baru bagi saya. Awalnya saya sempat ragu apakah kemampuan bahasa saya cukup untuk level bisnis, tapi alhamdulillah hingga hari ini tidak ada kesalahan berarti yg saya lakukan dalam menerima telpon dari luar perusahaan.
Siang harinya sehabis makan dan sholat, saya kembali konsen di depan komputer mengerjakan software dan sesekali diselingi dengan menerima telpon. Staf lain kebanyakan sibuk karena memasuki akhir bulan dan sekaligus menjelang akhir tahun. Pada saat tutup buku hampir semua staf personalia sibuk karena harus mengerjakan berbagai hal, mulai dari 年末調整 (Penyesuaian akhir tahun) yg melibatkan urusan dgn kantor pajak hingga ke urusan kartu tahun baru yg semuanya ditangani oleh personalia. Yang membuat kagum adalah ..........
Baca selengkapnya di http://arifkurniawan.net/archives/191